Jambi – Dosen Politeknik Jambi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Batik Zhorif Melalui Proses Produksi Ramah Lingkungan dan Pelatihan Bahasa Inggris Pemasaran”.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari Widyarini, S.T., M.T., Tuti Alawiyah, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Junaidi, S.Pd., M.Pd., dengan mitra UMKM Batik Zhorif yang bergerak di bidang industri kreatif batik lokal.
UMKM Batik Zhorif dipilih sebagai mitra karena memiliki potensi besar dalam pengembangan batik khas daerah. Namun demikian, pelaku usaha masih menghadapi tantangan, khususnya dalam penerapan proses produksi yang ramah lingkungan serta kemampuan pemasaran untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Pendampingan Produksi Batik Ramah Lingkungan
Dalam kegiatan ini, tim dosen Politeknik Jambi memberikan pendampingan teknis terkait penerapan proses produksi batik yang ramah lingkungan. Pendampingan meliputi pemilihan bahan baku yang aman bagi lingkungan, penggunaan pewarna alami sebagai alternatif bahan kimia, serta pengelolaan limbah cair hasil produksi agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
Selain aspek teknis, pelaku UMKM juga diberikan pemahaman mengenai konsep produksi berkelanjutan (sustainable production) dalam industri kreatif. Pendekatan ini mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap dampak lingkungan dari aktivitas produksi.
Penerapan proses produksi ramah lingkungan ini terbukti membantu UMKM Batik Zhorif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku, mengurangi limbah produksi, serta menciptakan produk batik bernilai tambah karena memiliki keunikan dan nilai keberlanjutan.
Pelatihan Bahasa Inggris untuk Pemasaran
Selain pendampingan produksi, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilengkapi dengan pelatihan Bahasa Inggris pemasaran. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mempromosikan produk batik, baik di pasar nasional maupun internasional.
Materi pelatihan mencakup pengenalan kosakata dan ungkapan Bahasa Inggris yang umum digunakan dalam pemasaran, penyusunan deskripsi produk batik dalam Bahasa Inggris, teknik komunikasi dengan calon pembeli asing, serta pemanfaatan media digital dan marketplace sebagai sarana promosi.
Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga diajak menyusun konten promosi serta melakukan simulasi komunikasi dengan pelanggan. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus kepercayaan diri pelaku UMKM dalam menggunakan Bahasa Inggris.
Sinergi Perguruan Tinggi dan UMKM
Kegiatan pengabdian ini menjadi bentuk nyata kontribusi dosen Politeknik Jambi dalam mendukung pengembangan UMKM lokal. Dengan keahlian akademik dan praktis yang dimiliki, dosen berperan sebagai fasilitator, pendamping, dan narasumber yang memberikan solusi aplikatif sesuai kebutuhan mitra.
Sinergi antara perguruan tinggi dan UMKM ini diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, baik dalam peningkatan kapasitas pelaku usaha maupun penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
Dampak dan Harapan
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM Batik Zhorif terhadap pentingnya proses produksi ramah lingkungan serta peningkatan kemampuan dasar Bahasa Inggris untuk pemasaran. Dampak ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas usaha, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing produk batik lokal.
Ke depan, UMKM Batik Zhorif diharapkan mampu menerapkan secara berkelanjutan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh sehingga dapat berkembang menjadi UMKM yang mandiri, inovatif, dan berorientasi global. Sementara itu, Politeknik Jambi berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM dan pembangunan daerah.
